Targetkan Retribusi DTW Tembus Rp 150 Miliar pada 2026 di Badung
"Dinas Pariwisata Badung menargetkan retribusi destinasi wisata (DTW) mencapai Rp 150 miliar pada 2026, meningkat dibandingkan target 2025 yang sebesar"
Agus Fauzan Penulis | Miranda Gojali Editor
BALI, HARIANEXPRESS – Dinas Pariwisata Badung menargetkan pendapatan retribusi dari destinasi wisata (DTW) mencapai Rp 150 miliar pada tahun 2026. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan dengan target tahun 2025 yang hanya sebesar Rp 114 miliar. Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta, menyampaikan bahwa meskipun target 2025 sebesar Rp 114 miliar, realisasi yang tercapai pada tahun tersebut sudah mendekati angka Rp 111 miliar.
Optimisme ini didorong oleh tren kunjungan wisatawan yang terus meningkat, terutama di awal tahun 2026. Hingga tanggal 10 Januari 2026, Dispar Badung telah memperoleh sekitar Rp 4,5 miliar hanya dalam sepuluh hari. Angka ini menunjukkan bahwa destinasi wisata di Badung tetap menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Sampai tanggal 10 Januari saja, kami sudah mencapai angka Rp 4,5 miliar hanya dalam 10 hari. Semoga ini artinya destinasi di Badung masih menarik dikunjungi, baik oleh wisatawan mancanegara maupun domestik," ujar Rudiarta.
Uluwatu dan Pantai Pandawa menjadi dua destinasi utama yang menyumbang pendapatan terbesar dari retribusi wisata di Badung. Pada tahun 2024, Dispar Badung mencatatkan angka fantastis dari dua objek wisata tersebut, yakni Rp 78 miliar dari Uluwatu dan Rp 16,3 miliar dari Pantai Pandawa.
"Kami sangat mengapresiasi pengelola destinasi yang terus melakukan promosi penjualan, tidak hanya internasional, tetapi juga selalu menjaga pasar domestik," ucap Rudiarta.
Saat ini, pengelola destinasi wisata juga mulai mengarah pada segmen wisata edukasi atau edutourism dengan menggandeng sekolah-sekolah untuk pengembangan lingkungan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan fasilitas dan sarana penunjang di lokasi-lokasi wisata agar pengalaman wisatawan semakin optimal.
Pemkab Badung pun terus berupaya meningkatkan amenitas dan infrastruktur wisata guna mendukung pencapaian target pendapatan retribusi tersebut.