Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BALI – BMKG mengingatkan potensi pasang maksimum air laut di sejumlah wilayah pesisir Bali pada 11-17 Agustus 2026, Selasa (11/8/2026).
Fenomena tersebut dipengaruhi Fase Bulan Perigee pada 10 Agustus dan Bulan Baru pada 13 Agustus 2026.
Enam wilayah pesisir berpotensi terdampak, yakni pesisir selatan Jembrana, Tabanan, Badung, Kota Denpasar, Gianyar, serta pesisir selatan Klungkung.
Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho mengatakan kondisi astronomis tersebut dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum di sejumlah pesisir Bali.
“Fenomena Bulan Perigee dan Bulan Baru berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di beberapa wilayah pesisir Bali,” Ujar Cahyo Nugroho.
BMKG menyebut waktu terjadinya pasang maksimum dapat berbeda di setiap wilayah, baik dari sisi hari maupun jam.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di sekitar kawasan pesisir dan pelabuhan.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan air laut.
BMKG juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kondisi pasang melalui kanal resmi.
Kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum terhadap aktivitas masyarakat serta menjaga keselamatan di kawasan pesisir Bali.