medium banner 300x250
BALI:
Hot
    Responsive Ads
    Home Bali

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Inklusi Lewat Sahabat Disabilitas Ubud

    "Pertamina Patra Niaga dorong pemberdayaan penyandang disabilitas lewat program Sahabat Disabilitas Ubud dan kembangkan kapasitas ekonomi serta kreativ"

    3 min read

    -
    Pertamina Patra Niaga Perkuat Inklusi Lewat Sahabat Disabilitas Ubud

    Agus Fauzan Penulis | Miranda Gojali Editor

    BALI, HARIANEXPRESS – Yayasan Cahaya Mutiara Ubud, Bali, penyandang disabilitas daksa berlatih tari, menganyam, dan memahat. Kegiatan ini menggambarkan upaya pemberdayaan dan pengembangan diri melalui seni dan kerajinan, Jumat (5/12/2025)

    Yayasan Cahaya Mutiara Ubud dikelola oleh para difabel sendiri. Mereka menunjukkan bahwa keterbatasan bukan akhir dari kehidupan. Justru dari tempat sederhana ini, para anggotanya berkembang menuju kehidupan yang lebih mandiri dan bermakna. Keyakinan itu mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai melalui program Sahabat Disabilitas Ubud.

    Ketua Pengurus Yayasan sekaligus penari dan atlet difabel, Ni Nengah Warni, menyatakan bahwa ruang berkarya jauh lebih penting daripada sekadar bantuan materi. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sendiri adalah hal yang utama bagi komunitas difabel.

    "Kami ingin menunjukkan bahwa kami mampu. Kami ingin menunjukkan betapa hebatnya kami, bahkan dengan keterbatasan,” ujar Warni.

    Sejak 2023, anggota yayasan merumuskan sendiri visi, minat, dan potensi yang ingin dikembangkan. Fokus utama mereka mencakup seni tari, musik, seni pahat dan lukis, serta aktivitas olahraga kursi roda. Keseluruhan kegiatan ini dibangun atas keyakinan bahwa kesempatan dapat mengubah hidup para penyandang disabilitas.

    Untuk memperkuat kemampuan anggota yayasan, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai menyediakan dukungan terukur. Bantuan ini mencakup:

    • Perbaikan ruang latihan dan galeri pameran,
    • Penyediaan perlengkapan katering,
    • Sistem kasir pintar untuk mendukung transaksi jual beli,
    • Pelatihan pemasaran digital bekerja sama dengan Benlaris.com.

    Melalui dukungan tersebut, transformasi personal mulai tumbuh di lingkungan yayasan. Para anggota mulai merasakan manfaat nyata di kehidupan mereka.

    Salah satu anggota yayasan, Yande, berusia 31 tahun dan penyandang cerebral palsy. Sebelum mengikuti pelatihan, ia ragu menjual produknya sendiri. Pelatihan pemasaran digital membuatnya berubah. Kini, Yande mengelola promosi melalui Instagram dan WhatsApp secara aktif. Ia juga terbiasa mengoperasikan mesin kasir pintar di galeri kerajinan.

    “Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, saya lebih percaya diri. Saya belajar percaya pada diri saya sendiri,” ungkap Yande.

    Kisah serupa datang dari Karmen, 27 tahun. Ia menghadapi tantangan sebagai penyandang disabilitas fisik akibat kerapuhan tulang. Karmen awalnya pemalu dan sulit berbicara di depan umum. Setelah diajarkan keterampilan baru, kini ia mampu melakukan siaran langsung di TikTok untuk mempromosikan produk kerajinan yayasan.

    “Saya dulu malu sekali bicara di depan orang. Sekarang saya sudah percaya diri untuk live di TikTok,” ujarnya.

    Dalam sebulan terakhir, tim Karmen berhasil meningkatkan omzet penjualan hingga mencapai sekitar Rp500 ribu per hari. Lonjakan ini menjadi tonggak penting untuk keberlangsungan unit usaha yayasan.

    Salah satu inisiatif yang cukup populer dari program ini adalah paket wisata edukatif “One Day With Difabel”. Paket ini memberi ruang bagi masyarakat umum untuk belajar, berkarya, dan memahami proses kreatif para penyandang difabel.

    Sejak diluncurkan pada 2025, paket ini rutin mencatat kunjungan rata-rata dua hingga tiga per bulan, dengan pemasukan mencapai sekitar Rp6 juta per bulan. “Pengunjung datang bukan untuk melihat kami, tapi untuk belajar bersama kami,” kata Karmen.

    Para anggota yayasan tidak hanya berkegiatan di lingkungan mereka. Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai secara rutin mengundang mereka tampil dalam berbagai kegiatan perusahaan. Agenda tersebut termasuk seremoni Bulan K3, Uma Palak Festival, dan pertunjukan di area perkemahan Uma Palak, Denpasar.

    Menurut Warni, kesempatan tampil di panggung publik memberi dampak positif besar bagi para anggota. Kepercayaan yang diberikan membuat mereka berani mengambil peran lebih besar dalam kegiatan seni. Bahkan, saat ini mereka rutin mengadakan konser amal dua hingga tiga kali sebulan, menghasilkan donasi mencapai sekitar Rp7,4 juta per bulan.

    Selain seni, komunitas ini juga menunjukkan prestasi di bidang olahraga. Tiga atlet dari yayasan berhasil meraih juara 1 lomba lari marathon kursi roda pada ajang Maybank Marathon 2025. Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian ini, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai memberikan dukungan berupa uang pembinaan.

    Dalam pernyataan terpisah, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan bahwa program Sahabat Disabilitas Ubud bukan sekadar aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk membuka akses kesempatan setara serta memberi nilai tambah bagi pembangunan berkelanjutan.

    “Pemberdayaan difabel berarti membuka ruang kesempatan yang setara, selaras dengan tujuan pembantunan berkelanjutan (SDGs) khususnya pendidikan berkualitas serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Para sahabat di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud telah menunjukkan bahwa ketika kepercayaan dan akses diberikan, potensi mereka berkembang luar biasa,” ujar Ahad.
    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS