Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BALI – Bali menerima bantuan bedah rumah sebanyak 4.184 unit dari pemerintah pusat pada 2026 dengan anggaran Rp20 juta per unit, Senin (10/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program peningkatan kualitas hunian masyarakat berjalan sesuai target dan tepat sasaran.
Maruarar Sirait didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra saat meninjau salah satu rumah penerima bantuan yang akan direhabilitasi.
Dalam kunjungan tersebut, penerima bantuan terlihat memantau kondisi rumahnya yang akan diperbaiki melalui program pemerintah.
Provinsi Bali mendapat alokasi 4.184 unit rumah untuk program rehabilitasi pada tahun anggaran 2026.
Setiap rumah penerima bantuan mendapatkan dukungan sebesar Rp20 juta dari pemerintah pusat untuk membantu proses perbaikan rumah.
“Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan hunian yang lebih layak,” Ujar Maruarar Sirait.
Program bedah rumah ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Pemantauan langsung oleh pemerintah pusat dan Pemprov Bali juga dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Selain meningkatkan kualitas hunian, program tersebut diharapkan ikut menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan pekerja dan pelaku usaha konstruksi dalam proses rehabilitasi rumah.