Selasa, 25 Agustus 2026
Hot

Bali Bidik Investasi Eropa di Sektor Kesehatan Melalui Kerja Sama Internasional

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BALI – Pemprov Bali memperkuat kerja sama dengan Eropa untuk menarik investasi di sektor kesehatan, termasuk pengembangan rumah sakit tematik. Senin (17/8/2026).

Pemerintah Provinsi Bali secara aktif menjalin jejaring dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk memperluas koneksi dengan mitra Eropa. Langkah tersebut bertujuan membuka peluang investasi serta mempercepat pengembangan sektor strategis daerah.

Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa Bali tidak hanya memiliki kekuatan pada sektor pariwisata, tetapi juga memiliki peluang pengembangan di berbagai bidang yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Oleh karena itu, perluasan jejaring kerja sama internasional terus diarahkan pada investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Article ad in the middle of article

Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan tersebut, di mana Pemprov Bali bersama Kemlu membahas penyelarasan antara potensi sektor kesehatan di Bali, kebutuhan pemerintah daerah, serta dukungan yang dapat difasilitasi melalui jalur diplomasi. Gubernur Koster menyampaikan bahwa investasi swasta dan asing dipandang penting untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan agar pengembangannya tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan APBD.

“Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan rumah sakit dengan layanan tematik. Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas dan variasi layanan kesehatan di Bali sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan mitra dan investor luar negeri,” Jelas Koster.

Ia menambahkan bahwa peluang investasi ini mulai mendapat respons positif dari calon mitra Eropa. “Sejumlah calon mitra menunjukkan ketertarikan untuk berkontribusi dalam penyediaan peralatan medis setelah melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah sakit di Bali,” Kata Koster.

Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri, Punjul S. Nugraha, menyebut Indonesia Europe Business Forum (IEBF) sebagai salah satu pintu masuk penting. Forum tersebut dinilai krusial untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia, Khususnya Bali.

“Bali dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan layanan kesehatan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga memiliki daya tarik bagi masyarakat dari luar Bali maupun mancanegara,” ujar Punjul S. Nugraha.

Article ad after last paragraph
Findy Alfiansyah