Kamis, 24 September 2026
Hot

Asrama Haji Bali Siap Dibangun di Denpasar, Perkuat Layanan Jemaah

Pembangunan asrama haji di Bali akan segera dimulai di Denpasar. Lahan 1.920 m2 telah jadi aset Kementerian Haji dan Umrah, dukung transformasi layanan haji nasional.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BALI – Menhaj Mochammad Irfan Yusuf mengumumkan pembangunan asrama haji di Denpasar, Bali, Sabtu (25/7/2026).

Pembangunan infrastruktur asrama haji di Bali ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah. Tujuannya adalah mempercepat penguatan fasilitas dan pelayanan haji di berbagai daerah di Indonesia.

Inisiatif ini selaras dengan program transformasi menyeluruh dalam tata kelola penyelenggaraan haji nasional. Hal ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi manajemen haji.

Article ad in the middle of article

Lokasi yang dipilih untuk proyek penting ini berada di Jalan Pemelisan, Banjar Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar. Area ini dianggap strategis untuk mendukung kebutuhan akomodasi jemaah.

Gus Irfan, panggilan akrab Menteri Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa lahan dengan luas 1.920 meter persegi telah resmi menjadi aset Kementerian Haji dan Umrah. Proses administrasi peralihan kepemilikan lahan ini berhasil diselesaikan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama.

“Lahan seluas 1.920 meter persegi itu telah beralih menjadi aset Kementerian Haji dan Umrah melalui proses administrasi yang sebelumnya dilakukan bersama Kementerian Agama,” Ujar Gus Irfan.

Peralihan aset ini merupakan fondasi penting untuk memulai proyek pembangunan. Ini memastikan dasar legalitas yang kuat serta kesiapan teknis sebelum tahap konstruksi dimulai.

Keberadaan lahan tersebut diproyeksikan akan menjadi cikal bakal dari Asrama Haji Bali yang representatif. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan dukungan maksimal bagi peningkatan layanan haji dan umrah.

Peningkatan layanan ini diharapkan akan memberikan manfaat signifikan bagi jemaah haji dan umrah. Mereka berasal dari Provinsi Bali maupun dari wilayah-wilayah sekitarnya yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Menteri Irfan juga secara tegas menekankan bahwa pembangunan setiap infrastruktur pendukung penyelenggaraan haji. Setiap perencanaan harus selalu berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kenyamanan optimal bagi jemaah.

Article ad after last paragraph