Achmad Fauzan Penulis
HARIANEXPRESS, BALI – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bali mengungkapkan adanya ketimpangan jumlah pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Senin (6/7/2026).
Ketimpangan ini terjadi untuk jenjang SMA/SMK negeri melalui jalur domisili.
Beberapa SMA negeri bahkan belum menerima satu pun pendaftar hingga penutupan pendaftaran. Fenomena ini menyoroti perbedaan minat calon peserta didik terhadap sekolah negeri di Bali.
Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, menjelaskan bahwa rekapitulasi sementara menunjukkan situasi ini. Sejumlah sekolah di luar pusat kota masih jauh dari target daya tampung yang ditentukan.
“Bahkan, pada jalur domisili kependudukan, beberapa sekolah belum memperoleh satu pun pendaftar,” ujar I Komang Agus Kariasa.
Kondisi ini menegaskan besarnya ketimpangan minat calon peserta didik di wilayah Bali. Sekolah-sekolah favorit mengalami kepadatan pendaftar, sementara SMA negeri lainnya tidak memiliki pendaftar sama sekali.










