Jumat, 25 September 2026
Hot

Terduga Pencuri Ayam Tewas di Bali Sempat Serahkan Uang Sekolah Anak

Seorang terduga pencuri ayam di Buleleng, Bali, berinisial KD, tewas dikeroyok massa di Tabanan. Sebelum kejadian, ia sempat menyerahkan uang gedung sekolah anaknya.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BALI – Terduga pencuri ayam berinisial KD tewas diduga akibat dikeroyok massa di Tabanan, Bali, Senin (27/07/2026).

KD merupakan pekerja serabutan asal Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang menghidupi istri dan dua anak perempuannya. Saat musim panen ia bekerja sebagai buruh petik cengkih, sedangkan di luar musim menjadi buruh cangkul.

Sebelum menghilang selama tiga hari, KD sempat menyerahkan uang Rp2.713.000 kepada istrinya untuk membayar uang gedung sekolah anak mereka di sebuah SMA swasta.

Article ad in the middle of article

Beberapa hari kemudian, KD ditemukan meninggal dunia setelah diduga dikeroyok massa usai kepergok mencuri ayam aduan di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Sepupu korban, Made Partha, mengaku tidak mengetahui alasan KD diduga mencuri ayam. Menurutnya, kebutuhan biaya sekolah anak saat itu telah terpenuhi.

“Saya kira dia meninggal biasa. Setelah melihat video yang beredar dan kondisi jenazahnya, kami sangat terkejut. Keluarga pun tidak menerima kejadian ini,” Ujarnya.

Made Partha mengatakan sempat menerima kabar dari perangkat desa terkait penemuan jenazah KD dan menandatangani surat perdamaian di Polsek Baturiti karena mengira korban meninggal secara wajar.

Kecurigaan keluarga muncul setelah melihat rekaman video yang beredar di media sosial dan kondisi jenazah yang diduga menunjukkan adanya tindak kekerasan.

Atas perkembangan tersebut, keluarga meminta kasus kematian KD diusut secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.

Menindaklanjuti laporan itu, Polres Tabanan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD di Setra Adat Sidatapa, sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Article ad after last paragraph