Jumat, 25 September 2026
Hot

WNA Inggris Ditemukan Meninggal di Vila Ubud, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Article ad before first paragraph

M Ridwan Habibie A Penulis | Redaksi Editor

HARIANEXPRESS, GIANYAR- WNA asal Inggris berinisial PHB ditemukan meninggal dunia di sebuah vila kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Rabu (10/6/2026).

Peristiwa itu diketahui setelah staf vila datang mengantarkan makanan kepada korban sekitar pukul 09.00 WITA. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas sofa ruang tamu vila.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga, aparat desa adat, Bhabinkamtibmas, tenaga medis, hingga Polsek Ubud. Langkah cepat dilakukan untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan lokasi kejadian.

Article ad in the middle of article

Korban pertama kali ditemukan oleh staf vila bernama Ni Wayan Munti. Saat pintu vila dibuka, korban terlihat terbaring terlentang dan tidak memberikan respons.

Saksi lalu menghubungi anaknya, I Made Aryawan, untuk membantu memeriksa kondisi korban. Setelah korban tetap tidak menunjukkan tanda-tanda respons, saksi meneruskan laporan kepada pihak terkait.

Tim medis dari Nusa Medica Clinic Ubud kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Pemeriksaan tersebut juga disaksikan aparat kepolisian dan unsur pengamanan setempat.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi kemudian melakukan pengecekan awal dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Korban berusia 85 tahun. Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, korban sempat jatuh sekitar dua minggu lalu dan belakangan kondisi kesehatannya menurun,” ujar Kompol Putra Antara.

Menurut keterangan yang dihimpun polisi, korban dalam beberapa waktu terakhir tidak dapat berjalan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan faktor usia lanjut serta riwayat cedera setelah terjatuh.

Hasil pemeriksaan awal tim medis menunjukkan korban diperkirakan meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026) malam. Saat dilakukan pemeriksaan menggunakan alat EKG, tidak ditemukan aktivitas jantung.

Tim medis yang dipimpin dr Dimas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan luka lecet pada siku kanan yang diduga berhubungan dengan insiden jatuh sebelumnya.

Polisi bersama tim Inafis Polres Gianyar turut melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda kerusakan maupun indikasi tindak kekerasan di sekitar vila.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian tetap menunggu pemeriksaan medis lebih lanjut,” kata Kompol Putra Antara.

Setelah proses pemeriksaan awal selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI. Jenazah kemudian dibawa menuju RS Ari Canti, Mas, Ubud, untuk dititipkan sementara.

Penitipan jenazah dilakukan sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban dari Australia. Polisi juga tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan.

Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Ubud. Berdasarkan pemeriksaan sementara, kematian korban diduga berkaitan dengan usia lanjut dan kondisi kesehatan yang terus menurun.

Article ad after last paragraph