ENGLISHEN
Home Berita Angka Stunting Terendah Se-Indonesia, Klungkung Malah Gagal Raih Penghargaan Kemendagri

Angka Stunting Terendah Se-Indonesia, Klungkung Malah Gagal Raih Penghargaan Kemendagri

Meski mencatat angka stunting terendah di Indonesia, Pemkab Klungkung secara mengejutkan gagal meraih penghargaan bergengsi dari Kemendagri.

Angka Stunting Terendah Se-Indonesia, Klungkung Malah Gagal Raih Penghargaan Kemendagri
Share

HARIANEXPRESS, KLUNGKUNG – Meski mencatat angka stunting terendah se-Indonesia, Pemkab Klungkung justru gagal meraih penghargaan percepatan penurunan stunting dari Kemendagri, Rabu (10/6/2026).

Keberhasilan Pemkab Klungkung dalam menekan angka stunting sejatinya mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan. Berbagai intervensi gizi terpadu, program kesehatan ibu dan anak, hingga pemantauan ketat di tingkat posyandu membuat kabupaten ini menjadi role model dalam pengentasan masalah gizi buruk pada balita di Indonesia.

Namun, dalam ajang penganugerahan dan penilaian kinerja pemerintah daerah yang digelar Kemendagri baru-baru ini, nama Kabupaten Klungkung justru tidak masuk dalam daftar penerima penghargaan. Kegagalan ini diduga kuat tidak berkaitan dengan capaian di lapangan, melainkan karena kendala administratif atau ketidaksesuaian pada beberapa indikator penilaian dokumen pelaporan yang disyaratkan oleh pemerintah pusat.

Pemerintah daerah setempat tidak menampik adanya kekecewaan, namun tetap menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukanlah untuk sekadar memburu trofi atau piagam.

“Secara fakta dan data riil di lapangan, kita berhasil menekan angka stunting hingga menjadi yang terendah di Indonesia, dan itu yang terpenting bagi masyarakat. Kalaupun tahun ini kita gagal meraih penghargaan dari Kemendagri karena persoalan pemenuhan dokumen administrasi penilaian, hal itu akan menjadi bahan evaluasi internal kami ke depan,” ujar salah satu Pejabat Pemkab Klungkung.

Lebih lanjut, pihak Pemkab menekankan bahwa penanganan stunting adalah investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia (SDM) masa depan Klungkung. Fokus utama saat ini adalah mempertahankan capaian positif tersebut agar angka balita gagal tumbuh di Klungkung benar-benar mencapai zero stunting.

Kegagalan meraih penghargaan administratif ini diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak hanya fokus pada eksekusi program di lapangan, tetapi juga tertib secara administrasi pelaporan sesuai dengan indikator standar nasional.

Share
Related Articles
Harga Pertamax Bali Turun Jadi Rp15.950 Mulai 1 Agustus
BeritaBerita BaliBerita UtamaEkonomiPelayanan Publik

Harga Pertamax Bali Turun Jadi Rp15.950 Mulai 1 Agustus

PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Pertamax di Bali menjadi Rp15.950 per liter...

Duta Badung Raih Prestasi di Wimbakara PKB 2026
BeritaBerita BaliBudayaDaerahHeadlinePariwisata

Duta Badung Raih Prestasi di Wimbakara PKB 2026

Kontingen Kabupaten Badung sukses meraih Juara Umum Jantra Tradisi Bali dalam penutupan...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved