Rabu, 09 September 2026
Hot

Moskow Saksikan Pesona Budaya Indonesia Selain Bali

Program budaya di Moskow ini menampilkan tari, gamelan, pencak silat, dan wayang kulit, memukau lebih dari 450 penonton warga Rusia.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BALI – KBRI Moskow memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara melalui program “Wonderful Indonesia: Unity in Diversity” di Moskow, Sabtu (1/9/2026).

Pertunjukan budaya tersebut berhasil menarik lebih dari 450 penonton yang mayoritas merupakan warga Rusia.

Kegiatan itu digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Moskow dan menjadi bagian puncak Festival Internasional Theatre Boulevard ke-3 yang berlangsung selama tiga bulan.

Article ad in the middle of article

Acara dibuka dengan penampilan gamelan Bali dari Gamelan Dadali, kelompok gamelan yang berbasis di Moskow.

Selanjutnya, Kirana Nusantara Dance (KND) membawakan sejumlah tarian daerah, seperti Lenggang Nyai, Tari Piring, Dolalak, Jathilan, dan Bajidor Kahot.

Penampilan semakin meriah melalui Medley Nusantara dan tarian bersama yang diiringi lagu “Gemu Famire” dan “Tamang Pun Kisah”. Sejumlah penonton Rusia turut bergabung dalam tarian tersebut.

“Masyarakat Rusia sudah mengenal Bali, tetapi Indonesia bukan hanya Bali. Indonesia memiliki banyak destinasi indah, kekayaan alam, dan budaya yang beragam,” Ujar Deputy Chief of Mission KBRI Moskow Hartyo Harkomoyo.

Selain budaya Indonesia, acara juga menampilkan tarian Rusia dari mahasiswa Moscow City Open College serta demonstrasi pencak silat oleh Federasi Pencak Silat Rusia.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan wayang kulit lakon “Satria Bothok” yang diiringi gamelan Jawa. Cerita tentang keberanian Bima menghadapi Prabu Boko membawa pesan mengenai keberanian, kepedulian, serta kemenangan kebaikan atas kejahatan.

KBRI Moskow juga menayangkan video promosi pariwisata Indonesia dan membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi dengan para penampil. Antusiasme ratusan warga Rusia menunjukkan tingginya ketertarikan terhadap seni dan budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

.

Article ad after last paragraph