Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BALI – Petenis Indonesia Nathan Barki mengejutkan dengan mengalahkan unggulan kedelapan asal Spanyol, Pablo Perez Ramos, di babak pertama ITF M15 Bali seri keempat, Selasa (1/9/2026).
Petenis muda Indonesia berusia 21 tahun, Nathan Barki, menciptakan kejutan pada babak pertama turnamen ITF World Tennis Tour M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 seri keempat. Ia berhasil menumbangkan unggulan kedelapan asal Spanyol, Pablo Perez Ramos, yang memiliki peringkat 984 ATP.
Laga sengit di Lapangan D, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, berlangsung selama 2 jam 14 menit. Nathan mengunci kemenangan melalui pertarungan tiga set dengan skor akhir 6-2, 2-6, dan 6-4.
“Pertandingan pertama memang selalu tidak mudah bagi setiap pemain. Meskipun unggul di set pertama, ternyata lawan mampu merespons dengan baik di set kedua, bahkan saya sempat tertinggal di set ketiga,” Ujar Nathan Barki.
Pada set penentuan, Nathan sempat berada dalam posisi sulit saat tertinggal 2-4. Namun, berbekal ketenangan dan dukungan penonton tuan rumah, ia berhasil membalikkan keadaan dengan merebut empat gim beruntun.
Kemenangan itu memastikan Nathan Barki melaju ke babak kedua turnamen tenis profesional tersebut.
Kesuksesan juga diraih pasangan ganda putra muda Indonesia, Rafalentino Ali Da Costa (16) dan Ethan David Zapp (17). Keduanya memastikan diri melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan duet Raghav Jaisinghani/Udit Kamboj dengan skor 5-7, 6-3, [10-4].
Pasangan muda ini sebelumnya telah menunjukkan performa impresif pada seri pertama dan kedua turnamen. Kemenangan ini memperpanjang tren positif mereka di ajang ITF.
Sayangnya, langkah pasangan ganda putra lainnya, Anthony Susanto yang berpasangan dengan petenis Jepang Ren Nakamura, harus terhenti. Mereka takluk di tangan pasangan China Taipei, Nan Hsun Lin/Kai-i Wang, melalui drama super tiebreak yang berakhir dengan skor 7-6(3), 4-6, [5-10].
Turnamen ITF M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 seri keempat ini merupakan bagian dari rangkaian kompetisi profesional. Ajang ini digelar khusus untuk meningkatkan jam terbang para petenis nasional di kancah internasional.


