HARIANEXPRESS, SINGARAJA – SMKN 3 Singaraja resmi mewakili Kabupaten Buleleng dalam ajang bergengsi Kompetisi Siber Tingkat Provinsi Bali, Selasa (9/6/2026).
Terpilihnya SMKN 3 Singaraja bukanlah tanpa alasan. Sekolah yang dikenal memiliki keunggulan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini berhasil menyisihkan sejumlah sekolah lain dalam tahapan seleksi tingkat kabupaten. Para delegasi pelajar ini akan beradu ketangkasan dan strategi di bidang keamanan jaringan (cyber security), analisis ancaman siber, hingga pemecahan masalah infrastruktur digital.
Ajang Kompetisi Siber Bali sendiri digelar untuk mencari dan mengasah talenta digital muda dari berbagai daerah di Pulau Dewata. Kompetisi ini merespons kebutuhan industri dan pemerintahan akan tenaga ahli keamanan siber yang semakin mendesak di era transformasi digital.
Kepala SMKN 3 Singaraja menyatakan rasa bangganya atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, pihak sekolah telah memberikan porsi pelatihan intensif dan pendampingan khusus bersama para guru produktif sejak beberapa bulan terakhir.
“Kami sangat bangga anak-anak didik kami bisa membawa nama Buleleng ke tingkat provinsi. Persiapan sudah dilakukan secara maksimal, baik penguasaan teori keamanan jaringan maupun simulasi praktik peretasan etis (ethical hacking) dan pertahanan sistem. Target kami tentu bisa memberikan hasil yang terbaik dan membawa pulang gelar juara,” ujar Kepala SMKN 3 Singaraja.
Dukungan penuh juga mengalir dari Dinas Pendidikan setempat yang berharap momentum ini dapat memotivasi sekolah-sekolah lain di Buleleng untuk terus meningkatkan kualitas kompetensi siswanya, khususnya di bidang teknologi masa depan.
Keberhasilan pelajar vokasi menembus ajang kompetisi siber ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan SMK di daerah mampu bersaing secara kompetitif dan siap mencetak lulusan yang relevan dengan tantangan teknologi global.