Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BALI – WNA Kazakhstan berinisial VM (25) ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai karena diduga menyelundupkan lebih dari 1 kilogram hasis, Rabu (12/8/2026).
Penangkapan ini melibatkan seorang Warga Negara (WN) Kazakhstan. Inisial perempuan tersebut adalah VM, dan ia berusia 25 tahun.
VM ditangkap di lokasi strategis, yakni Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali. Dia diduga kuat terlibat dalam upaya penyelundupan narkoba.
Narkoba yang diselundupkan diduga berjenis hasis. Jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 1 kilogram.
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Putu Putera Sadana, memberikan konfirmasi terkait penangkapan ini. Ia menjelaskan bahwa VM ditangkap saat baru saja tiba di bandara.
Waktu penangkapan tercatat pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2026. Momen tersebut menjadi awal terungkapnya kasus penyelundupan ini.
Sebelum mendarat di Bali, perempuan tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Bangkok. Rute ini menjadi bagian dari informasi awal yang dikumpulkan petugas.
Proses penemuan barang bukti dilakukan oleh tim gabungan. Petugas dari BNN dan Bea Cukai Ngurah Rai bekerja sama dalam operasi ini.
Mereka menemukan sebuah kemasan plastik berwarna hitam. Kemasan tersebut ternyata disembunyikan secara rapi di dalam koper yang merupakan milik VM.
“Membawa satu buah kemasan plastik warna hitam yang di dalamnya berisi gel yang diduga narkotika jenis hasis seberat 1079 gram,” Ujar Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol Putu Putera Sadana.
Brigjen Pol Putu Putera Sadana lebih lanjut menjelaskan metode penyamaran yang digunakan. Paket hasis itu ditemukan disembunyikan di antara barang-barang pribadi.
Secara spesifik, barang terlarang tersebut ditempatkan di antara tumpukan pakaian. Selain itu, beberapa aksesori wanita turut menjadi alat penyamaran di dalam koper VM.
Total berat hasis yang diamankan adalah 1.079 gram. Jumlah tersebut mengindikasikan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah yang cukup besar.
Penangkapan ini memperlihatkan kesigapan aparat penegak hukum di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Mereka berkomitmen kuat dalam memerangi peredaran narkoba.
Kasus penyelundupan yang melibatkan WN Kazakhstan ini akan terus dikembangkan. Pihak berwenang berupaya keras untuk mengungkap jaringan narkotika di baliknya.


